News Update

Riedl Puji Kerja Keras Skuad Timnas Indonesia

Timnas Senior - LIGA
Seputar Timnas - Tim nasional Indonesia berhasil memetik kemenangan pada laga perdana di Eropa. Bermain menghadapi Andora di Stadion Luis Suner Pico, Valencia, Rabu (26/3/2014) malam WIB, Indonesia menang tipis 1-0 berkat gol yang dicetak Raphael Maitimo.

Kemenangan ini tentunya disambut sukacita oleh pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl. Pria kebangsaan Austria tersebut mengaku senang skuatnya berhasil menaklukkan berbagai kendala yang dialami saat bermain di Eropa.

"Ini pertandingan yang cukup berat buat kami. Faktor angin yang bertiup cukup kencang dan lapangan yang keras membuat tim kesulitan bermain secara teknis," kata Riedl seusai pertandingan.

"Para pemain bertahan dengan kondisi yang ada. Hasil imbang sebenarnya lebih baik untuk kedua tim. Tapi kami keluar sebagai pemenang," tambahnya.

Di laga berikutnya Indonesia bakal menghadapi Kuba, Sabtu (29/3/2014). Riedl mengatakan bahwa bentrokan dengan Kuba akan menjadi laga yang lebih berat dibandingkan saat melawan Andora.

"Pertandingan melawan Kuba selanjutnya saya yakin akan menjadi laga yang berat. Kuba lebih kuat dari Andora dan mereka juga lebih kuat dari Indonesia. Saya akan mempersiapkan para pemain lebih baik lagi. Pertandingan melawan Andora sudah menjadi bekal pengalaman untuk bertemu dengan tim yang lebih kuat lagi," tutur Riedl optimistis. [Liputan6]

Inilah Wasit Asal Indonesia yang Kantongi Lisensi dari FIFA

Thoriq Alkatiri - IST
SLI -  Wasit asal Indonesia, Thoriq Alkatiri kini berhak memimpin pertandingan internasional setelah lulus ujian wasit yang diselenggarakan oleh FIFA di Brunei Darussalam pada Februari lalu.

Wasit asal Purwakarta, Jawa Barat itu kini mendapat lisensi dari FIFA untuk memimpin pertandingan internasional. "Sekarang, saya menunggu penugasan (memimpin pertandingan FIFA)," ucapnya.

Thoriq satu-satunya wasit asal Indonesia yang dinyatakan lolos dalam ujian itu. Sedangkan, dua wasit asal Indonesia lainnya, Handri Kristanto dan Oki Dwi Putra dinyatakan tidak lolos dan harus mengulang tes tersebut pada 11 April mendatang.

Wasit berusia 25 tahun itu kini tinggal menunggu tugas dari FIFA untuk memimpin pertandingan internasional. Sukses mengantongi lisensi wasit dari federasi sepakbola tertinggi di dunia itu, Thoriq tidak besar kepala. Sebaliknya, dia justru merasa, dituntut memimpin pertandingan dengan baik.

“Tanggung jawab saya sekarang lebih besar karena saya juga bertanggung jawab dengan sertifikat ini,” kata Thoriq saat dihubungi wartawan.

Menyandang status wasit termuda, Thoriq keluar sebagai wasit terbaik ISL musim lalu. Dia mengantongi nilai tertinggi dari Komite Wasit PSSI. 

Atas kecakapannya memimpin pertandingan, Komite Wasit PSSI memilih Thoriq sebagai wasit terbaik ISL periode Februari. Pria jangkung itu menyabet penghargaan Referee of this month berdasarkan penilaian dari Komite Wasit PSSI bekerja sama dengan 11 media yang ditunjuk PSSI sebagai panelis.

Beragam aspek penilaian digunakan Komite Wasit PSSI memilih Thoriq di antaranya meliput kewibaan, ketegasan, kepercayaan diri, gestur tubuh, dan kondisi fisik. Penilaian dilakukan terhadap 25 wasit ISL. “Apresiasi ini membuat saya harus memimpin pertandingan lebih baik lagi ke depannya,” dia melanjutkan.

Menjadi wasit tidak pernah terlintas di benak Thoriq. Wasit kelahiran kelahiran 19 November 1988 tersebut justru memulai karirnya di dunia sepak bola sebagai pemain. Thoriq sempat bermain di Piala Suratin U-17 mewakili Purwakarta. Sayang, karirnya sebagai seorang pemain terpaksa harus terhenti lebih awal karena cedera.

Agar tetap berkecimpung di sepak bola, Thoriq lalu memilih menjadi wasit. Dia mulai mengikuti kursus wasit pada 2006 di Sukabumi. Setelah melewati berbagai tahapan kursus, Thoriq mulai mendapat kepercayaan memimpin laga Divisi II. Selanjutnya dia naik ke Divisi I sampai akhirnya mendapat kesempatan di Divisi Utama.[liputa6]

Arcan Iurie, Resmi Jadi Pelatih Baru Persepam

Arcan Iurie - GOAL
SLI - Persepam Madura United memenuhi janjinya menunjuk pelatih anyar pada akhir Maret. Adalah Arcan Iurie, pelatih yang sebelumnya menangani Persita Tangerang, dipercaya menjadi pelatih anyar tim berjuluk Sape Kerap.

Kedatangan Arcan Iurie sesuai dengan prediksi sebelumnya bahwa pelatih asing lebih disukai di Gelora Bangkalan. Sebab sejumlah kandidat pelatih lokal yang dikantongi manajemen Persepam track record-nya belum begitu meyakinkan.

Kepastian penunjukan pelatih asal Moldova tersebut terjadi pada Selasa (25/3). Manajer Persepam Achsanul Qosasi menyatakan pihaknya telah menjatuhkan pilihan pada Arcan setelah menggelar pertemuan rapat manajemen pada Senin (24/3) malam.

"Arcan Iurie akan menjadi pelatih Persepam meneruskan tugas Daniel Roekito. Kami melihat dia pelatih berpengalaman di liga Indonesia dan semoga bisa mengangkat prestasi Persepam di lanjutan ISL," jelas Achsanul Qosasi.

Lantas bagaimana dengan status Arcan yang musim ini menjalin kontrak dengan Persita Tangerang? Achsanul melanjutkan, pihaknya sudah bertemu dengan manajemen Persita dan tidak ada masalah dengan perpindahan sang pelatih.

Tidak disebutkan dengan pasti apakah proses perekrutan eks pelatih Persija Jakarta, Persik Kediri, serta Persebaya Surabaya itu memakai transfer fee. Namun beberapa jam sebelum Persepam mengumumkan pelatih anyar, Arcan Iurie mengundurkan diri dari Persita Tangerang.

Pengunduran diri sang pelatih dari jabatan di Persita menjadi jawaban kariernya bakal berlanjut di Madura. Rencananya, pada Selasa (25/3) malam, pelatih anyar Sape Kerap itu sudah berada di Madura untuk bertemu manajemen dan elemen tim lainnya.

Sebelumnya Arcan Iurie menjadi salah satu dari tiga kandidat pelatih asing selain Ivan Kolev dan Carlos de Mello. Namun Ivan dan Carlos tidak memiliki banyak pengalaman menangani klub Indonesia, sehingga tak menjadi prioritas manajemen tim berkostum loreng.

Ivan Kolev hanya memiliki pengalaman di tim nasional (Timnas) Indonesia, sedangkan Carlos justru baru memulai karir sebagai pelatih di Indonesia. Sedangkan Persepam menginginkan pelatih yang sangat paham liku-liku ISL.

Musim ini bersama Persita Tangerang, pencapaian Arcan Iurie di ISL wilayah barat belum memuaskan. Dia hanya mampu menempatkan timnya di urutan tujuh klasemen sementara, dengan tujuh poin. Hanya dua kali menang di tujuh laga, sisanya imbang sekali dan kalah empat kali.

Patut dilihat apakah dia bakal berjodoh dengan Persepam dan membawa tim barunya ke posisi lebih baik. Apalagi jika melihat posisi Persepam yang justru lebih buruk dibanding Persita, yakni berada di papan bawah dengan hanya sekali menang.[okezone]

Inilah Rahasia Timnas U-19 Agar Tetap Bugar

Tiga pemain Timnas U-19 - IST
Seputar Timnas - Dokter Timnas Indonesia U-19, Alfan Nur Asyar mengungkapkan rahasia agar tim tetap bugar pada saat pemusatan latihan. Kebugaran memang menjadi hal yang sangat penting jelang serangkaian uji coba di Timur Tengah.

"Kuncinya itu pada anak-anak sendiri. Mereka harus tertib sesuai dengan aturan dan program yang ada dijalankan," kata dr Alfan Nur Asyhar, Kamis 26 Maret 2014

Menurutnya, resep agar para pemain Timnas U-19 tetap bugar dan selalu sehat  adalah makan dengan kebutuhan gizi yang terpenuhi serta proes pemulihan yang bagus.

"Tidur tepat waktu, krio terapy dengan berendam di air es setelah juga diterapkan. Anak-anak juga tahu bahwa hal tersebut adalah kebutuhannya sendiri," jelasnya.

Di waktu yang sangat ketat, ada satu jam atau dua jam waktu longgar yang dapat dimanfaatkan oleh Evan Dimas Cs. Namun, sebagian besar memilih waktu selang tersebut untuk istrirahat di kamar atau justru tidur.

"Misalnya waktu makan malam pukul 19.00 WIB hingga saatnya tidur pukul 21.00 WIB terdapat waktu senggang sekitar 1 jam. Waktu itu biasanya digunakan untuk membeli beberapa keperluan pribadi. Itupun terkadang kita mengecek barang bawaan yang dibawa oleh pemain dari luar hotel," paparnya.

Untuk masalah gizi, tim dokter Timnas U-19 sudah memberikan resep makanan yang harus disiapkan oleh pihak hotel. Untuk makanan pemain tidak boleh makan makanan yang digoreng, sambal dan santan.

"Kalau minum air es masih boleh asal esnya berasal dari air yang sudah matang. Tidak masalah," ucap Alfan.[viva]

Akhir Maret, Timnas U-19 TC di Jakarta

Timnas U-19 - IST
Seputar Timnas - Timnas Indonesia U-19 dipastikan tak akan menggelar training camp (TC) di Yogyakarta hingga akhir Maret 2014. Evan Dimas dan kawan-kawan hanya akan menjalani pemusatan latihan hingga 27 Maret 2014, setelah itu latihan dilanjutkan di Jakarta.

"Tanggal  28 sampai 31 Maret kita sudah training camp di Jakarta," ujar pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, Rabu sore, 26 Maret 2014.

Setelah menggelar TC di Jakarta, Garuda Jaya akan menggelar tur di Timur Tengah mulai 1 April 2014. Tur ini juga diselingi dengan ibadah umrah di Arab Saudi bagi yang beragama Islam.

" Ada 4 tim, pertandingannya pada tanggal 10, 14, 16, 20," jelas Indra mengenai tur di Timur Tengah.

Indra mengungkapkan, untuk pemain non Muslim diberikan waktu libur dan akan berangkat ke Oman tanggal 5 April dengan didampingi salah satu dari tim pelatih.

"Tanggal 5 pagi mereka (pemain non Muslim) berangkat ke Oman," paparnya.

Sementara itu Rabu sore kemarin, 26 Maret 2014, Timnas U-19  menjalani latihan kedua di Stadium Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Dalam latihan sore tampak Indra Sjafri masih membenahi passing dan ball position para pemain yang diselingi dengan penyelesaian akhir.

" Masih tetap, ball position," kata Indra.[viva]

Riedl: Kuba Lebih Kuat dari Andorra

Alfred Rield - IST
Seputar Timnas -  Setelah menang 1-0 atas Andorra, Indonesia akan menjajal kekuatan Kuba pada 29 Maret 2014. Menurut pelatih Indonesia, Alfred Riedl, Kuba adalah lawan yang lebih kuat dibanding Andorra.

Gol semata wayang Indonesia ke gawang Andorra tercipta pada menit ke-50 melalui tendangan penalti Raphael Maitimo. Seperti halnya laga kontra Andorra, pertandingan Zulkifli Syukur dan kawan-kawan melawan Kuba juga akan dilangsungkan di Stadion Luis Suner Pico, Alzira, Valencia.

Riedl mengungkapkan, timnya harus mempersiapkan diri sebaik mungkin saat berhadapan dengan tim asal Amerika Latin tersebut. Dia ingin Tim Garuda bisa memberikan perlawanan sengit kepada Kuba, yang peringkat FIFA-nya di atas Indonesia.

"Pertandingan melawan Kuba selanjutnya, saya yakin akan menjadi pertandingan yang berat. Kuba lebih kuat dari Andorra dan mereka juga lebih kuat dari Indonesia," ujar Riedl seusai pertandingan kontra Andorra, Rabu 26 Maret 2014.

Namun, Riedl berpendapat, kemenangan atas Andorra bisa meningkatkan moral para pemainnya. Pelatih berusia 64 tahun ini juga berharap, laga kontra Kuba nanti akan menjadi pengalaman yang berharga bagi Indonesia.

"Saya akan mempersiapkan para pemain Indonesia lebih baik lagi. dan pertandingan melawan Andorra sudah menjadi bekal pengalaman untuk bertemu dengan tim yang lebih kuat lagi," terangnya.

Skuad Timnas Indonesia saat ini tengah menjalani pemusatan latihan di Valencia dalam persiapan menghadapi Piala AFF 2014 di Singapura-Vietnam pada November-Desember mendatang. Selain berhadapan dengan Andorra dan Kuba, Timnas Indonesia juga akan mencoba kekuatan klub La Liga, Elche.[viva]

Timnas Indonesia Sukses Bekuk Timnas Andorra

Raphael Maitimo (REUTERS/Bazuki Muhammad)
Seputar Timnas - Timnas Indonesia sukses meraih kemenangan dalam pertandingan persahabatan pertama di Spanyol. Tim besutan Alfred Riedl menekuk tim asal Eropa, Andorra, dengan skor tipis 1-0 di Estadio Luis Suner Pico, Alzira, Rabu, 26 Maret 2014.

Pertandingan berlangsung alot di babak pertama. Kedua tim silih berganti melancarkan tekanan. Greg Nwokolo sempat mengancam pada menit 2. Andorra menebar ancaman melalui aksi Pujol Pons dan Rubio Gomez. Skor 0-0 mengakhiri babak pertama.

Indonesia akhirnya unggul pada menit 50 lewat titik penalti. Penalti diberikan setelah Raphael Maitimo dilanggar Rubio Gomez di kotak terlarang. Maitimo sendiri yang maju sebagai eksekutor sukses menunaikan tugasnya dengan baik.

Setelah itu, Andorra beberapa kali melakukan tekanan. Upaya dari Vales Gonzales masih bisa diamankan oleh Andritany Ardiyasa.

Laga memasuki menit 68, Andorra kembali mengancam melalui aksi Rubio Gomez setelah melewati barisan pertahanan Indonesia. Beruntung, tendangannya masih melenceng.

Indonesia memiliki kesempatan di menit 72. Sayangnya, tandukan Zulham Zamrun setelah menerima umpan M Ridwan masih mengenai bek lawan.

Di menit-menit akhir pertandingan, Andorra gencar melakukan tekanan. Beruntung, tak ada peluang yang menghasilkan gol. Skor 1-0 untuk kemenangan Indonesia bertahan hingga akhir permainan.

Indonesia masih memiliki dua laga persahabatan lagi di Spanyol. Tim Merah Putih dijadwalkan akan menghadapi Kuba pada 29 Maret dan dilanjutkan melawan klub La Liga, Elche, pada 2 April 2014.[viva]

Susunan Pemain
Andorra: Gomes Moriera, Martinez Arejo, Fonte Masano, Maniero Ton, Rusto Gomez, Vales Gonzales, Pujol Pons, Peppe Britos, Lorenzo Roncero, Riera Lancha.

Indonesia: Andritany Ardiyasa; Zulkifly Syukur, Muhammad Roby, Ahmad Jufriyanto, Supardi Nasir (Novan Setyo Sasongko 46'); Raphael Maitimo, Rizky Pellu (Manahati Lestusen 46'); Firman Utina, Zulham Zamrun, Bayu Gatra (Amirul Mukminin 63'); Greg Nwokolo.
Copyright © 2013.TIMNAS-BLOG - Posts · Comments
Theme Template by Bang Jali · Powered by Blogger