News Update

Evan Dimas Siap Bersaing di Timnas Senior

Pemusatan latihan Timnas Indonesia senior masih diikuti para pemain Timnas Indonesia U-19 di Lapangan Sekolah Pelita Harapan, Karawaci, Tangerang. Mereka yakni, Evan Dimas, Paulo Sitanggang, Hansamu Yama, Muchlis Hadi, Ilham Udin, dan Maldini Pali.

Pelatih Timnas senior, Alfred Riedl, sebelumnya mengatakan jika para pemain tersebut hanya membantu dan ikut belajar bersama Timnas senior. Terkecuali, Evan Dimas yang berpeluang memperkuat tim Garuda di ajang Piala AFF 2014 di Vietnam. Tak ayal, hal tersebut membuat Evan terkejut.

"Yang pasti, saya siap bekerja keras agar bisa dibawa ke Piala AFF 2014. Saya juga ingin punya kesempatan masuk ke dalam 25 daftar pemain yang didaftarkan," kata Evan.

Selain enam pemain di Garuda Jaya, TC tersebut diikuti tujuh pemain senior. Mereka adalah Hamka Hamzah, Muhammad Roby, Andritany Ardhiyasa, Teguh Amiruddin, Ramdani Lestaluhu, Bayu Gatra, dan Rizky Rizaldi Pora, serta akan disusul Dedi Hartono.

Nantinya, TC yang sudah dimulai sejak Kamis (23/10) kemarin tersebut dijadwalkan berakhir hingga 30 Oktober mendatang, sebelum Timnas menjalani TC tahap akhir dan menggelar uji coba. (esa/pra)

Ranking FIFA: Posisi Indonesia Kembali Turun

Meskipun sukses meraih dua kemenangan atas Malaysia dan Kamboja, namun itu belum cukup mampu membawa Indonesia merangkak naik di rangking terbaru FIFA.

Dalam rilis rangking terbaru FIFA, Indonesia kini justru turun satu peringkat dibandingkan bulan lalu. Saat ini Indonesia menempati posisi ke-157 dunia dengan 129 poin.

Posisi Indonesia sendiri masih kalah dengan Malaysia, Myanmar, Laos dan juga Filipina. Laos sendiri menjadi tim Asia Tenggara yang paling banyak lonjakannya. Dibanding bulan lalu, Laos berhasil naik 15 peringkat dan kini menempati posisi 154 dunia. Sementara Singapura justru turun 12 peringkat dan menempati posisi 161 dunia.

Berikut peringkat FIFA untuk kawasan ASEAN per 23 Oktober 2014.
  1. Filipina (229 poin)
  2. Vietnam (208 poin)
  3. Myanmar (207 poin)
  4. Laos (141 poin)
  5. Malaysia (134 poin)
  6. Indonesia (129 poin)
  7. Singapura (115 poin)
  8. Thailand (102 poin)
  9. Timor Leste (51 poin)
  10. Kamboja (46 poin)
  11. Brunei Darussalam (15 poin)
  (fifa/dzi)

Lawan Vietnam, Riedl Siapkan Pemain Terbaik

Pelatih Tim Nasional Indonesia Senior Alfred Riedl mengatakan sedang menyiapkan susunan pemain untuk laga uji coba sebelum bertanding di ajang Piala AFF Vietnam, November-Desember mendatang.

"Kita sedang usahakan susunan pemain terbaik pada laga uji coba sebelum mulai di Piala AFF," kata Alfred Riedl di Jakarta, Jumat (24/10/2014).

Riedl mengatakan saat ini pihaknya belum menemukan susunan pemain yang pas untuk melakoni uji coba menghadapi Timor Leste pada 11 November dan Suriah pada 15 November.

Selain itu, kemungkinan hanya pada laga uji coba terakhir menghadapi Suriah, timnas Indonesia akan menurunkan kekuatan penuh sebab masih terkendala komposisi pemain.

Jadwal kompetisi Indonesia Super League yang padat dan berbagai agenda timnas di kelompok usia lain menyulitkan tim pelatih untuk menjajal komposisi terbaik skuat Merah-Putih.

"Dari seluruh uji coba yang dijalani saat ini kami tidak pernah benar-benar komplet. Mungkin nanti saat pertandingan uji coba terakhir sebelum Piala AFF," kata pelatih asal Austria tersebut.

Lokasi Pertandingan

Meski demikian, Riedl berterima kasih kepada PSSI karena lawan uji coba akan datang ke Indonesia, sehingga timnya tidak terlalu kerepotan. Namun, untuk lokasi pertandingannya belum diketahui apakah digelar di Jakarta atau daerah lainnya.

"Kami butuh uji coba mengingat kompetisi yang semakin dekat. Kami berterima kasih kepada PSSI karena menyediakan lawan uji coba," katanya.

Indonesia akan tampil di Piala AFF pada November dan Desember mendatang. Skuat Garuda akan tampil pada laga perdana 22 November 2014 melawan tuan rumah Grup A, Vietnam. (Antara)

Persipura Vs Semen Padang (25/10), Prediksi Skor, Hasil, Head to Head, MNC TV Live

Persipura bertekad melakukan balas dendam kepada Semen Padang dalam lanjutan laga babak 8 Besar ISL 2014 di Stadion Mandala, Jayapura, Sabtu siang (25/10).
Selain mengusung revans laga ini bagi Mutiara Hitam ibarat final demi membuka jalan lolos ke babak semifinal. Menang adalah harga mati bagi Boaz Solossa dan kawan-kawan di kandang sendiri.
Namun, dalam laga yang akan ditayangkan langsung oleh MNC TV ini kemungkinan besar Persipura tidak dibimbing langsung oleg Jacksen F Tiago yang dikabarkan telah hengkang.
Persipura menderita kekalahan 0-1 dalam laga leg pertama di Stadion H Agus Salim pada Rabu (8/10).
Kini, Mutiara Hitam tertahan di posisi tiga klasemen Grup K dengan nilai 6 dari dua kali menang dan dua kali kalah dalam empat pertandingan.
Jika ingin mengambil alih posisi Semen Padang di puncak klasemen, Persipura mutlak menang minimal dengan selisih dua gol, sehingga bisa mengemas 9 angka.
Persipura baru bertemu tiga kali dengan Semen Padang di kompetisi nasional. Semen Padang menang sekali dan dua kali seri.
Rekor itu tentu ingin diperbarui oleh Persipura dengan kemenangan, sehingga laga diprediksi bakal panas, seru, dan ketat dari awal hingga akhir pertandingan.
Persipura sudah pasti bakal ingin mengamankan posisi dan ingin kembali menorehkan kemenangan ketiga di 8 Besar ISL. Persipura menang 2-0 atas Persela Lamongan dan menyikat Arema 2-1 di kandang.
Namun, Kabau Sirah juga sudah kepalang melaju dan tidak akan mudah begitu saja dihentikan oleh Persipura.
Hasil yang mungkin terjadi pada laga panas ini adalah Persipura menang dengan skor tipis 2-1, dan kemungkinan kedua hasil pertandingan ini bakal seri.

Berikut Head to Head Semen Padang-Persipura:

8/10/2014  Semen Padang-Persipura  1-0

19/6/2011  Djarum ISL 2010  Persipura-Semen Padang  1-1
26/9/2010  Djarum ISL 2010  Semen Padang-Persipura  1-1

Arema Vs Persela (25/10), K-Vision, Prediksi, Head to Head, Susunan Pemain

Duel sesama tim Jawa Timur, bakal tersaji dalam lanjutan babak 8 besar ISL, Sabtu (25/10/2014). Pada laga yang akan disiarkan langsung oleh K-Vision tersebut, tuan rumah Arema berambisi meraih kemenangan atas Persela Lamongan di Stadion Kanjuruhan Malang.
Raihan tiga poin menjadi harga mati bagi anak asuh Suharno, demi mewujudkan keinginan lolos ke fase selanjutnya. Kekalahan yang dialami Arema 2-1 dari tuan rumah Persipura yang dialami di Stadion Mandala harus dilupakan dan menjadi cambuk bagi Cristian Gonzales CS untuk bangkit.
Dibandingkan dengan tim tamu, secara kekuatan Arema lebih diunggulkan karena telah mengantongi tujuh poin, di bawah Semen Padang 9 poin, dan Persipura Jayapura 6 poin. Sedangkan, Persela dipastikan tidak lolos ke fase selanjutnya setelah kalah menyakitkan dari Semen Padang di kandang sendiri dan baru mengoleksi satu poin. Meski demikian Singo Edan harus mewaspadai kebangkitan dari Persela.
Pada laga kali ini Arema tak akan diperkuat dua pemain andalannya, Thierry Gathuessi dan Dendi Santoso. Keduanya tidak bisa memperkuat Arema, karena hukuman kartu yang mereka terima.

Head to head Arema vs Persela:
08/10/14 Persela 2 – 2 Arema (ISL)
11/01/14 Persela 0 – 2 Arema (IIC)
22/05/13 Persela 0 – 0 Arema (ISL)
14/04/13 Arema 2 – 0 Persela (ISL)
11/07/12 Persela 3 – 1 Arema (ISL)

Lima Pertandingan Terakhir Arema:
21/10/14 Persipura 2 – 1 Arema (ISL)
12/10/14 Arema 3 – 0 Persipura (ISL)
08/10/14 Persela 2 – 2 Arema (ISL)
04/10/14 Arema 2 – 1 Semen Padang (ISL)
05/09/14 Persijap 0 – 8 Arema (ISL)

Lima Pertandingan Terakhir Persela:
21/10/14 Persela 1 – 2 Semen Padang (ISL)
12/10/14 Semen Padang 4 – 2 Persela (ISL)
08/10/14 Persela 2 – 2 Arema (ISL)
04/10/14 Persipura 2 – 0 Persela (ISL)
05/09/14 Persela 1 – 3 Perseru Serui (ISL)

Perkiraan Susunan Pemain :
Arema: K. Hermansyah , V. Igbonefo , P. Pratomo , H. Siswanto , A. Farisi , T. Gathuessi , B. Wahyudi , A. Sukadana Pratama , G. López , C. Gonzáles , Beto.

Persela: C. Huda , T. Kasrun , E. Gunawan , A. Ariyanto , R. Santoso , Suroso , F. Ariawan , S. Lopi?i? , D. Rosadhe , R. Golian , B. Chalwa. (JIBI)

PERSIS VS MARTAPURA RUSUH: Korban Tambah, 6 Bulan Solo Dilarang Gelar Laga Sepak Bola

Sanksi tegas langsung dikeluarkan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menyikapi kerusuhan suporter dengan aparat kepolisian, saat laga Persis Solo kontra Martapura FC di Stadion Manahan, Rabu (22/10/2014).
Kerusuhan saat laga Persis Solo vs Martapura FC memakan dua korban tewas. Selain Joko Riyanto yang tewas dengan luka hingga ke paru-paru, satu orang juga meninggal dunia akibat shock.  Korban terakhir yang meninggal dunia yakni   warga Kranggan Wetan, RT 002/ RW 001, Desa Wirogunan, Kartasura, Harso Martono, 70.
Sanksi itu berupa larangan bagi Kota Solo menggelar kegiatan sepak bola, terhitung sejak Kamis (23/10/2014) hingga enam bulan ke depan.
Kerusuhan yang terjadi antara suporter Persis dan aparat kepolisian itu dipicu kemarahan penonton yang tak terima dengan kepemimpinan wasit Ahmad Jafri asal Makassar.
Saat laga akan berakhir, para suporter turun ke lapangan dan mengejar wasit hingga terlibat bentrok dengan aparat kepolisian.
Akibat bentrokan itu, salah seorang suporter Persis, Joko Riyanto, 39, warga Ngaliyan RT 007/RW 002, Desa Pelem, Kecamatan Simo, Boyolali,
tewas.
Korban diduga terkena benda tajam yang diduga terkena benda tajam di bagian dada sebelah kanan, saat terjadinya kerusuhan di depan pintu VVIP Stadion Manahan.
Akibat jatuhnya korban jiwa ini, Komdis PSSI pun langsung memberikan sanksi kepada publik sepak bola Kota Solo.
Komdis PSSI, yang dipimpin oleh Hinca Pandjaitan, mengharamkan kegiatan apa pun yang berbau sepak bola di Kota Solo selama enam bulan ke depan.
“Kami memutuskan enam bulan, mulai dari hari ini, tidak ada kegiatan sepak bola di sana . Apa pun pertandingan itu baik yang dikelola oleh PT LI maupun timnas, tidak boleh digelar di sana. Ini kami lakukan untuk menghormati korban yang tewas di sana. Kami berharap ini akan menjadi introspeksi bagi semua suporter maupun stake holder sepak bola di Solo,” ujar Hinca sebagaimana ditulis Kantor Berita Antara, Kamis (23/10/2014). (JIBI)

PERSIB VS PERSEBAYA RICUH: Persib Kena Sanksi, Laga dengan Mitra Kukar Tanpa Penonton (26/10)

Persib Bandung terancam mendapat sanksi menggelar laga tanpa penonton saat menjamu Mitra Kukar, Minggu (26/10/2014) di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung.
Hal ini dikeluarkan Komdis PSSI setelah ada suporter Persib yang menyalakan flare, serta nyanyian bernada rasis saat laga Persib vs Persebaya Surabaya, Rabu (22/10/2014) sore.
Ketua Panpel Persib, Budhi Bram Rahman, mengatakan usai laga Persib vs Persebaya, Panpel Persib dipanggil untuk menemui Ketua Komdis Hinca Panjaitan yang juga menonton laga ini.
“Kebetulan di sana juga ada PP (pengawas pertandingan) dari PT Liga dan kami langsung diberitahu mengenai kejadian yang sering berulang,” kata Bram usai pertandingan, sebagaimana dilansir dari laman resmi Ligaindonesia.co.id, Kamis (23/10/2014).
Ancaman itu pun membuat pihaknya mencari pelaku pelanggaran tersebut. Sebab jika tertangkap pelakunya dalam dua hari ke depan, pihak Komdis bisa memberikan keringanan kepada Panpel Maung Bandung.
“Pelakunya disinyalir berbaju hitam, ada alat buktinya juga. Ya mereka yang berbaju hitam ini selalu menyalakan flare. Kita akan coba melakukan investigasi siapa pelaku di balik ini,”jelasnya.
Sedangkan Ketua Komdis Hinca Panjaitan mengatakan Panpel Persib harus menemukan orang yang menyalakan Flare dan diberi tenggat waktu hingga hari Jumat mendatang.
“Selain itu juga masih adanya nyanyian rasis dan menghina aparatur negara (polisi). Yang menyalakan flare kelompok yang memakai baju hitam dan kasus ini hampir sama dengan kejadian di Malang (Arema vs Semen Padang). Saya perintahkan segera Panpel Persib untuk mencari bukti dari kamera televisi dan foto. Karena ada yang memotretnya,” kata Hinca. (JIBI)
Copyright © 2013.TIMNAS-BLOG - All rights reserved
Theme Template by Timnas-Blog · Powered by Blogger