News Update

Prediksi Skor Persipura Vs Al Qadsia Tgl 30 September 2014


Laga hidup mati bakal dijalani Persipura Jayapura saat menjamu Al Qadsia pada leg kedua Semifinal AFC 2014 di Stadion Mandala, Jayapura, pada Selasa (30/9/2014) Pukul 15:30 WIT atau 13:30 WIB.
Pada laga yang akan dipimpin oleh wasit Minoru Tojo dan disiarkan secara langsung oleh RCTI, kemenangan dengan selisih tiga gol wajib didapatkan Persipura jika ingin lolos ke babak selanjutnya.
Kemenangan dengan selisih tiga gol dibutuhkan anak asuh Jacksen F. Tiago karena pada leg pertama mereka meraih kekalahan dengan skor 2-4. Capaian target tersebut tidak mudah, apalagi saat ini Tim Mutiara Hitam bukan hanya beban mental harus mencetak kemenangan dua gol atau lebih. Persipura juga terlalu banyak istirahat sebelum bertanding melawan Al Qadsia.
Sementara kompetisi domestik yang dilakoni Al Qadsia justru baru dimulai lima pekan. Bahkan, sebelum bertanding dengan Persipura, tim asal Kuwait sempat melakoni laga melawan Al Sulaibikhat.

Rekor Pertemuan Persipura vs Al Qadsia
16/09/14 Al Qadsia 4-2 Persipura

Lima Pertandingan Terakhir Persipura
26/08/14 Persipura 6-1 Al Kuwait
29/08/14 Persipura 1-1 Mitra Kukar
02/09/14 Persela 2-0 Persipura
05/09/14 Persepam 1-2 Persipura
16/09/14 Al Qadsia 4-2 Persipura

Lima Pertandingan Terakhir Al Qadsia
30/08/14 Al Qadsia 1-1 Kazma
13/09/14 Al Salmiyah 3-2 Al Qadsia
16/09/14 Al Qadsia 4-2 Persipura
20/09/14 Al Qadsia 2-1 Al Nasar
25/09/14 Al Sulaibikhat 0-1 Al Qadsia

Data dan Fakta Persipura vs Qadsia
1. Rekor Qadsia menghadapi tim dari Asia Tenggara masih sempurna. Tim berjuluk The Kings itu terakhir bertemu tim asal Thailand, Thai Port di perempat final AFC Cup 2010. Di leg pertama, kedua tim bermain imbang tanpa gol di Kuwait.
Sedangkan, di pertemuan kedua, Qadsia mengalahkan Thai Port 3-0. Di Piala AFC Cup, Qadsia sukses mengalahkan Persipura 2-4 di leg pertama semi final.
2. Qadsia finalis AFC Cup musim lalu. Qadsia dikalahkan rival abadi, Kuwait SC dengan skor 2-0 di partai puncak musim lalu. Menghadapi leg 2 kontra Persipura, rekor Qadsia di kandang terbilang bagus. Dalam lima pertandingan, Qadsia hanya sekali menalan kekalahan. Selebihnya, memetik tiga kemenangan dan sekali imbang.
3. Striker Qadsia, Omar Al Soma sejauh ini masih menjadi top-scorer di AFC Cup menorehkan 7 gol. Perolehan gol Omar terpaut satu angka dari penyerang Persipura, Boaz Solossa yang mengolkesi enam gol sepanjang kompetisi AFC 2014.
4. Persipura dan Qadsia sama-sama bersatus sebagai juara grup AFC Cup 2014. Menariknya, kedua tim sama-sama mengemas 11 poin hasil dari tiga kali kemenangan, 2 kali imbang, dan sekali menelan kekalahan.
5. Kemenangan terbesar Qadsia terjadi saat menghadapi klub asal Jordania, That Ras Club dengan skor 4-0 di babak 16 besar AFC Cup. Sedangkan, skor tertinggi Persipura diraih ketika melawan tim asal Myanmar, Yangon United, 9-2.

Perkiraan Pemain
Al Qadsia: Nawaf Al Khaldy, Álvaro Silva, Amer Al Fadhel, Khaled Al Qahtani, A. Shehu, Saleh Al Sheikh, Fahad Al Ansari, Talal Al Amer, Bader Al Mutawa, D. Subotic, Saif Al Hashan

Persipura:Yoo Jae-Hoon, Y. Tjoe, F. Imbiri, G. Pangkali, R. Sanadi, Lim Joon-Sik, R. Pugliara, Y. Pae, Imanuel Wanggai, B. Solossa, T. Bonai.

Prediksi Skor Persipura Vs Al Qadasia : 3 – 1

Piala AFC Lawan Al Qadsia, Jacksen Tiago Ragu Persipura Bisa Turunkan Boaz dan Bio



Ganguan cedera pemain membuat Persipura tak yakin bisa menurunkan dua pemain andalannya saat menjamu lawan di Piala AFC.
Pelatih Persipura Jayapura Jacksen F Tiago mengatakan kedua pemain kuncinya Bio Paullin Pierre dan kapten Boaz TE Salossa diragukan tampil melawan Al Qadsia pada laga semifinal kedua Piala AFC di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, Selasa (30/9).
"Kami masih punya kendala di dalam tim yakni cedera yang dialami oleh Boaz dan Bio," katanya di Jayapura, Papua, Senin (29/9/2014).
Ia mengatakan Bio Paullin yang biasa beroperasi di lini pertahanan masih berkutat dengan cederanya sejak beberapa waktu lalu, sementara Boaz mengalami cedera pada latihan.
"Bio masih cedera, Boaz juga. Tapi kepastian mereka akan dimainkan atau tidak nanti ditentukan pada malam ini usai ibadah bersama," katanya.
Jacksen mengatakan mengenai cedera kedua pemain tersebut akan dikoordinasikan dengan dokter tim guna mendapatkan keterangan sejauh mana kondisi kedua pemain itu.
"Nanti hal ini juga akan dibicarakan dengan dokter tim. Bagaimana kondisi mereka berdua, apakah bisa dimainkan atau tidak," katanya.
Sementara itu, Dokter Tim Persipura Agustinus Heatubun mengatakan kondisi Bio dan Boaz dalam masa pemulihan.
"Tapi kemarin Bio sudah latihan, kondisinya sudah membaik. Kalau Boaz, malah saat latihan, dia mendapat cedera lagi," katanya.
Bio menderita cedera diselangkangan kakinya saat Persipura membantai Kuwait SC 6-1 pada perempat final kedua di Stadion Mandala, Kota Jayapura pada Agustus lalu.
Sejak saat itu pemain jangkung itu tidak bisa dimainkan, termasuk saat Persipura dihajar 2-4 oleh Al Qadsia di Kuwait pada 16 September 2014 lalu.
Sementara itu, Boaz masih bisa bermain namun belakangan dikabarkan menderita cedera di salah satu kakinya.

Inilah 23 Pemain Timnas U-19 yang Terpilih Tampil di Piala Asia U-19


Seputar Timnas - Badan Tim Nasional (BTN) telah melansir 23 nama pemain yang akan memperkuat Tim Nasional Indonesia U-19 di ajang Piala Asia U-19, di Myanmar, pada 9-23 Oktober 2014. 

Berikut nama 23 pemain tersebut.

Kiper: Ravi Murdianto, Moch Diky Indriyana, Rully Desrian

Bek: Putu Gede Juni Antara, Febly Gushendra, Mahdi Fahri Albaar, Muhammad Sahrul Kurniawan, Ricky Fajrin Saputra, Hansamu Yama Pranata, Rudolof Yanto Basna, Muhammad Fatchurohman

Gelandang: Evan Dimas Darmono, Muhammad Hargianto, Dinan Yahdian Javier, Hendra Sandri Gunawan, Maldini Pali, Paulo Oktavianus Sitanggang, Zulfiandi, Ilham Udin Armaiyn, Ichsan Kurniawan

Penyerang: Muhammad Dimas Drajad, Muchlis Hadi Ning Syaifulloh, Septian David Maulana.

Indra Sjafri: Pemain yang Tercoret Bukanlah Bencong!


Seputar Timnas - Pelatih Tim Nasional Indonesia U-19, Indra Sjafri, mengaku sudah memberi tahu kepada tiga pemain yang tak terpilih membela Garuda Jaya pada Piala Asia U-19 yang akan digelar di Myanmar pada 9-23 Oktober 2014. 

Saat ini, Timnas U-19 diperkuat 26 pemain. Jumlah ini mengerucut menjadi 23 pemain yang akan didaftarkan ke AFC. Dijadwalkan Badan Tim Nasional (BTN) akan mengumumkan 23 pemain yang lolos memperkuat Garuda Jaya pada Senin (29/9/2014). Namun, sampai berita ini diturunkan, BTN belum melansir nama pemain yang dicoret. 

Ketika dikonfirmasi wartawan mengenai hal ini, Indra pun memilih bungkam. Namun, ia mengaku sudah memberitahu keputusannya kepada tiga pemain yang tidak lolos. 

"Pastilah saya memberitahu mereka dulu. Masak tidak diberitahu," kata Indra saat dihubungi Senin siang. 

Indra mengaku telah memberitahu keputusannya kepada tiga pemain yang tidak lolos tersebut seusai melakoni tur di Spanyol. "Waktunya kemarin-kemarin. Setelah pulang dari Spanyol," ujarnya. 

Lebih lanjutnya, Indra mengaku membuat keputusan tegas saat mencoret tiga pemain tersebut. "Saya sampaikan bahwa mereka tak terpilih. Ngapain plin-plan. Mereka bukan bencong-bencong. Mereka yang tidak terpilih tahu alasannya," tuturnya. 

Evan Dimas dan kawan-kawan dijadwalkan menggelar pemusatan latihan di Yogyakarta, Selasa (30/9/2014), sebelum bertolak ke Myanmar.[kompas]

Ini Kriteria Pemain Timnas U-19 yang Dicoret


Seputar Timnas - Pelatih Tim Nasional Indonesia U-19, Indra Sjafri, mengungkapkan alasan dari keputusannya mencoret tiga pemain skuad Garuda Jaya. Indra menilai tiga pemain yang dicoret tidak sesuai standar yang ditetapkan  pelatih asal Sumatera Barat tersebut. 

Saat ini, Timnas U-19 diperkuat 26 pemain. Jumlah ini mengerucut menjadi 23 pemain yang akan didaftarkan ke AFC untuk mengikut Piala Asia U-19 yang akan digelar di Myanmar pada 9-23 Oktober 2014. 

Indra mengaku telah menyampaikan langsung keputusannya kepada pemain yang tereleminasi. "Saya memiliki standar. Mereka tahu alasannya. Ada karena cedera, ada yang karena posisinya diisi banyak pemain pemain," kata Indra saat dihubungi wartawan, Senin (29/9/2014) siang. 

Sebagai informasi, Garuda Jaya memiliki dua pemain yang sedang mengalami cedera yakni Awan Setho dan Zulfiandi. Awan mengalami cedera dislokasi pada jari kelingking kiri saat berlatih di Lapangan Sutasoma 77, Halim Perdanakusuma, Rabu (10/9/2014) pagi. 

Ia diperkirakan absen selama empat bulan. Sementara kondisi Zulfinandi semakin membaik setelah cedera pada pergelangan kaki. 

Meski begitu, Indra memilih merahasiakan tiga pemain yang tak terpilih."Tunggu saja pengumuman BTN (Badan Tim Nasional)," tegasnya.[kompas]

10 Oktober 2014, Riedl Kembali Kumpulkan Pemain Timnas


Seputar Timnas - Pelatnas tim nasional Indonesia senior resmi dibubarkan sehari setelah laga kontra Kamboja, Kamis (25/9). Para pemain dikembalikan ke klubnya masing-masing untuk mempersiapkan diri menuju babak 8 besar Liga Super Indonesia (LSI).

Para pemain akan kembali dipanggil mengikuti pelatnas setelah LSI berakhir. Namun, khusus untuk para pemain yang klubnya tidak tampil di babak 8 besar akan berkumpul lebih awal.

"Waktunya sudah semakin sempit, karena itu kami harus bekerja cepat dan memanfaatkan sekaligus mengoptimalkan waktu tersisa," ujar Pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl.

Menurut agenda yang telah dibuat Alfred, mereka-mereka yang bukan kontestan babak 8 besar diwajibkan kembali berkumpul di Sidoarjo pada 10 Oktober.

Karena terhalang babak 8 besar LSI, Alfred memutuskan membatalkan laga ujicoba pada 1 Oktober mendatang. Pasalnya, ia ingin semua pemain hadir dalam laga ujicoba.

"Sampai minggu terakhir Oktober tampaknya skuad belum lengkap, karena itu kemungkinan kami tunda sampai November depan. Saya tunggu kabar dari BTN dan PSSI. Kalau mereka sudah punya calon lawan, kami akan informasikan secepatnya," ujar Alfred.[tribun]

Nasib Aji di Timnas U-23 Tergantung Keputusan BTN


Seputar Timnas - Kegagalan Timnas melaju ke babak perempatfinal Asian Games XVII 2014, dipastikan menjadi akhir tugas Aji Santoso. Pelatih asal Malang itu mengaku jika dirinya hanya dikontrak PSSI untuk memimpin timnas U-23 tampil di ajang olahraga terbesar di Asia tersebut.

Secara target dari PSSI, Aji sejatinya hanya dibebani untuk bisa lolos dari fase grup E, dan tampil di babak 16 besar. Hasilnya, di Asian Games pelatih 43 tahun tersebut sudah bisa memenuhi target yang dicanangkan oleh induk sepak bola tanah air tersebut.

Namun, saat ditanya apakah Aji bersedia untuk terus menangani tim ini, dia belum bisa memberikan jawaban pasti.

"Saya hanya ditugasi menangani tim Asian Games. Tugas saya selesai, targetnya juga sudah tercapai," katanya saat ditemui, kemarin (27/9).

Setelah ini, Aji belum memberikan jawaban apakah akan terus menangani Timnas U-23, atau tidak meski targetnya telah tercapai. Yang terpenting, saat ini bagi Aji adalah untuk menyiapkan laporan kepada Badan Tim Nasional (BTN) PSSI.

"Saya langsung buat laporan pertanggung jawaban saya, evaluasinya, saya serahkan ke BTN PSSI. Tergantung mereka nanti ke depannya seperti apa," ungkap dia.

Menyinggung soal timnas, Aji menyebutkan bahwa tim yang ada saat ini, sejatinya sudah bisa menjadi embrio tim untuk persiapan tampil di SEA Games 2015. Dengan harapan bisa menjadi juara SEA Games yang sudah 23 tahun tak dirasakan oleh skuat Garuda Muda, maka dia menyebut persiapan harus dilakukan lebih panjang.

Prospek tim ini ke depannya, juga cukup menjanjikan, karena secara performa, Aji menilai tim sudah saling mengerti dan menyatu satu dengan yang lain. Karena itu, dia berharap, tim ini bisa dipertahankan dengan sedikit penyempurnaan untuk embrio tim senior ke depan.

"Banyak dari mereka yang masih bisa main di SEA Games tahun depan, tim ini prospek, tinggal disempurnakan dengan persiapan yang lebih matang," tutur ayah lima anak tersebut.

Sementara itu, manajer Timnas Candra Solehan juga tak bisa memberikan keterangan terkait nasib Aji ke depan. Dia menyebut, tentang kontrak pelatih, materi Timnas, dan program, itu bukan wilayahnya sebagai manajer.

"Saya hanya mendampingi, silahkan tanyakan kepada BTN, itu wewenang BTN," tandasnya.

Timnas sendiri saat ini masih di athlete village, Incheon, Korsel. Pasalnya, rencana mereka untuk pulang tadi malam, gagal tercapai karena tiket pulang dari KOI ternyata baru bisa didapatkan untuk malam ini. Dedi Kusnandar dijadwalkan untuk bertolak ke tanah air pada jam 19.00 waktu Seoul.[jawapos]
Copyright © 2013.TIMNAS-BLOG - All rights reserved
Theme Template by Timnas-Blog · Powered by Blogger